Friday, October 12, 2012

Aceh-Gayo


Gayo
      Di Nanggroe Aceh Darussalam terdapat 8 suku yaitu suku aceh,gayo,alas,aneuk jamee,simeulu,kluet,singkil,dan tamiang.
       SUKU GAYO adalah sebuah suku bangsa yang mendiami dataran tinggi di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. SUKU GAYO menggunakan bahasa yang disebut bahasa gayo.
In Aceh there are 8 tribes namely interest aceh,gayo,alas,aneuk jamee,simeulu,kluet,singkil,dan tamiang.

• SPARE GAYO is a tribe that inhabited the highlands of Aceh province. SPARE GAYO using a language called Gayo language.
 

Note : the red area is Gayo
s






Tarian Gayo
macam-macam tarian SUKU GAYO diantaranya :
      Didong
      Didong Niet
      Tari Saman
      Tari Bines
      Tari Guel
      Tari Munalu
      Tari Sining
      Tari Turun Ku Aih Aunen
      Tari Resam Berume
      Tuak Kukur
      Melengkan
      Dabus
      tari saman adalah sebuah tarian SUKU GAYO yang biasa biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat. Syair dalam tarian Saman mempergunakan bahasa arab dan bahasa gayo. Selain itu biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Nama tarian "Saman" diperoleh dari salah satu ulama besar NAD,yaitu Syech Saman.
saman dance is a dance INTEREST usual GAYO usually displayed to celebrate important events in custom. Saman dance using poetry in the Arabic language and Gayo. Also usually dance is also displayed to celebrate the birth of Prophet Muhammad. Name dances "Saman" obtained from one of the great scholars of NAD, which Syech Saman.




 






Rumah Adat Gayo Pitu Ruang
      Rumah tua Umah Edet Pitu Ruang (Rumah Adat Tujuh Ruang) bukti sejarah orang Gayo tersebut letaknya di sebuah kampung pinggiran Danau Lut Tawar  tepatnya di Kampung Toweren,Kecamatan Laut Tawar Aceh Tengah, rumah itu adalah bukti sejarah yang masih ada di Dataran Tinggi Gayo yang benar-benar asli peninggalan tidak seperti rumah adat di Linge dan Mess Pitu Ruang di Kampung Kemili Takengon yang hanya copyan dari bentuk aslinya.
      Luas Umah Edet Pitu Ruang itu, panjangnya 9 meter dengan lebar 12 meter. Berbentuk rumah panggung dengan lima anak tangga, menghadap utara. Sementara di dalamnya terdapat empat buah kamar. Selain empat kamar, ada dua lepo atau ruang bebas di arah timur dan barat.





                                                                                 


Baju Adat = Traditional Clothes












Kerawang awalnya adalah ukiran pada rumah Adat Gayo "Pitu Ruang", yang kemudian motifnyadiadopsi kedalam barang-barang kerajinan khas Gayo.
Bordir Kerawang memiliki corak yang khas, dimana mempunyai makna filosofi yang dalam dari setiap ukiran dan
bentuknya.

Bordir Kerawang Gayo ini sering dipakai untuk hiasan dinding, alas meja, motif pakaian , tas dan lain sebagainya.
Motif Kerawang Gayo tidak hanya diminati masyarakat lokal saja, namun daerah Aceh lainnya juga banyak mencari
motif ini.





 







Traditional Food
1.    Kopi Gayo
Keterkenalan kopi Gayo menyebar hingga ke mancanegara. Bahkan ada yang menyebutkan rasa kopi Gayo melebihi cita rasa kopi Blue Montain asal Brazil. Mungkin karena inilah sehingga sebuah perusahaan Belanda mempatenkan nama Kopi Gayo di negaranya sebagai merek miliknya.
Kopi arabika Gayo menjadi kopi termahal di dunia di event pameran kopi dunia yang diselenggarakan oleh Specialty Coffee Association Of America (SCAA) di Portland, Oregon, Convention Center Amerika Serikat, pertengahan April 2012 lalu. Di tahun 2011 lalu kopi Gayo menjadi kopi termahal di dunia. dibandingkan dengan kopi Brazil, Colombia dan Peru, selisih harganya hampir setengahnya. Harga kopi Gayo di pasaran internasional bisa mencapai US$ 7,2 sampai dengan US$ 8 dollar per kilogram.

2.     Mie Aceh

Mie Aceh adalah masakan mie pedas khas Aceh di Indonesia. Mie kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau makanan laut (udang dan cumi) disajikan dalam sup sejenis kari yang gurih dan pedas. Mie Aceh tersedia dalam dua jenis, Mie Aceh Goreng (digoreng dan kering) dan Mie Aceh Kuah (sup). Biasanya ditaburi bawang goreng dan disajikan bersama emping, potongan bawang merah,mentimun, dan jeruk nipis.

Mie Aceh is a spicy noodle dish typical of Aceh in Indonesia. Thick yellow noodles with sliced ​​beef, mutton or seafood (shrimp and calamari) served in a soup kind of savory and spicy curry. Mie Aceh available in two types, Aceh Mie Goreng (fried and dry) and Aceh Noodle Soup (soup). Usually sprinkled with fried onions and served with chips, onion chunks, cucumber, and lime.

Bahasa Gayo

Contoh Percakapan perkenalan dalam bahasa Gayo:
      Basa Gayo = Bahasa Gayo
      Sa Geral ni Kam = Sapa nama Kamu
      Geralku Sejuk = Nama saya Sejuk
      sana këber? = Apa kabar?
      Këber jeroh = Kabar baik
      Nge ke mangan? = Sudah makan?
      Gëre ilen = Belum

No comments:

Post a Comment

Comment Please :)